Minggu, 13 Oktober 2019

PENGERTIAN ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNITIF MANUSIA (Tugas 3)


Nama            : Visca Yunia Septianti
Npm             :  17516566
Kelas            :  4PA07
Mata Kuliah :  Sistem Informasi Psikologi

ARSITEKTUR KOMPUTER
DAN
   STRUKTUR KOGNITIF MANUSIA

Arsitektur Komputer

1. ARSITEKTUR KOMPUTER
          Arsitektur komputer merupakan ilmu sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
A. Definisi Arsitektur Komputer (menurut tokoh/ahli):
Menurut Suryadi (1994) Arsitektur komputer adalah cetak biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan system interkoneksinya).
Menurut Munazilin (2017) Arsitektur Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit–unit  perasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitektur-nya.
Menurut Arif (2019), arsitektur komputer merupakan atribut sistem yang visible untuk programmer atau atribut-atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi logis suatu program.
Berdasarkan tiga pendapat ahli diatas dapat disimpulkan bahwa arsitektur komputer adalah bagian atau atribut sistem yang terdiri dari serangkaian aturan dan metode yang berkaitan erat dengan unit–unit  perasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitektur-nya.

B. Komponen Arsitektur Komputer
Komponen-komponen arsitektur komputer yaitu sebagai berikut:
1.        Motherboard
Komponen komputer tempat kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.

2.        Processor
Jika sebuah komputer diibaratkan sebagai seorang manusia, maka processor adalah otak manusia tersebut. Processor atau CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah komponen komputer yang bertugas untuk mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan.

3.    RAM
Singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita  jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak atau random.

4.    Hardware
Perangkat keras dalam sistem komputer yang merupakan komponen yang secara fisik dapat dilihat dan diraba yang membentuk suatu kesatuan sehingga dapat difungsikan. Contonya: keyboard, mouse, cpu, monitor, printer.
5.       Software
Perangkat lunak adalah suatu program yang berisi instruksi-instruksi (perintah) yang dimengerti oleh komputer. Perangkat komputer yang terdiri dari jutaan komponen elektronik tidak dapat melakukan kegiatan apapun tanpa adanya software. Contohnya: sistem operasi, aplikasi.

6.        Brainware
Pemakai komputer atau orang yang mengoperasikan computer karena secanggih apapun komputer jika tidak ada orang yang mengopersikannya maka komputer tersebut tidak dapat digunakan. Contohnya: sistem analisa, 7operator, dan  programmer.

C. Bagian-bagian utama dalam arsitektur komputer:


Bagian Utama Arsitektur Komputer


         Arsitektur komputer memiliki 4 (empat) bagian utama yang bekerja, yaitu: 
            a.    CPU (Central Prosessing Unit)
CPU merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari sebuah komputer.
Perhitungan angka  binary dilakukan di ALU yang kemudian menghasilkan informasi dan disebut dengan data. 
            b.    Memory
Memori adalah bagian fungsional komputer yang berfungsi untuk menyimpan program  dan data. Memori terbagi atas 2 bagian yaitu :
– RAM (Random Access Memory)
   RAM Adalah memori yang dapat dibaca atau ditulis.
ROM (Read Only Memory)
   ROM Adalah memori yang hanya dapat dibaca.
            c.    Control Unit
Pada control unit berfungsi untuk mengatur tugas diantara bagian-bagian lain untuk mengorganisasikan komputer secara optimal.
            d.   Input dan Output
proses komputer sendiri mempunyai tiga alur yaitu input, proses, dan output.
Untuk melakukan hubungan dengan piranti di luar sistem komputer membutuhkan perantara Input / Output. Perangkat Input / Output sebagai jembatan penghubung antara mikrokomputer dengan piranti di luar system sehingga dapat menerima data dari mikrokomputer, dan dapat pula memberi data ke mikrokomputer.
D. Tingkatan Dalam Arsitektur Komputer:
     Arsitektur komputer juga memiliki tingkatan-tingkatan di dalamnya, dimana di setiap tingkatan-tingkatan tersebut terlihat perbedaan yang paling sederhana yaitu adanya perbedaan antara hardware dan software. Berikut ini merupakan tingkatan-tingkatan dalam arsitektur komputer, yaitu:
            1.    Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer
                Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya.
            2.    Multilayerd Machine
     Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.
Berikut tingkatan layer tersebut diantaranya :
  1. Physical  Device Layer: merupakan layer komponen elektrik dan elektronik
  2. Digital Logic Layer: merupakan layer yang berisi semua operasi mesin yang paling   dasar.
  3. Microprogrammed Layer: merupakan layer yang menginterprestasikan instruksi       bahasan mesin.
  4. Machine Layer: adalah tingkat yang paling bawah dimana program dapat   dituliskan  dan memang hanya instruksi bahasa mesin yang dapat diinterprestasikan secara  langsung oleh hardware.
  5. Operating System Layer: layer yang mengatur atau mengontrol cara yang dilakukan oleh software dalam menggunakan hardware yang tersedia.
  6. Higher Order Software Layer: mencakup semua bahasa mesin yang memerlukan penerjemahan ke dalam bahasa selain bahasa mesin yang memerlukan penerjemahan ke kode mesin sebelum mereka dapat dijalankan.
  7. Applications Layer: yaitu bahasa komputer yang dilihat seperi end-user.

2. STRUKTUR KOGNITIF MANUSIA


         Menurut Piaget (dalam Solso et. al., 2007) struktur kognitif merupakan mental  framework yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasi, mereorganisasi, serta mentransformasikannya.
 Menurut Darwis dan Mas'ud (2017) struktur kognitif yaitu perbendaharaan pengetahuan pribadi individu yang mencakup ingatan jangka panjangnya (long-term memory).
Menurut Lefudin (2017) struktur kognitif merupakan suatu struktur organisasional yang ada dalam ingatan seseorang yang mengintegrasikan unsur-unsur pengetahuan yang terpisah ke dalam suatu unit konseptual.
 Berdasarkan penjelasan beberapa tokoh diatas mengenai struktur kognitif, maka dapat diartikan bahwa struktur kognitif manusia sebagai struktur organisasional yang ada dalam ingatan seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan yang mencakup ingatan jangka panjangnya (long-term memory).

REFERENSI:

Arif, M. F. (2019). Arsitektur organisasi dan komputer. Pasuruan: Qiara Media.

Darwis, H., Mas'ud, H. (2017). Kesehatan masyarakat dalam perspektif sosioantropologi. Makassar. CV SAH MEDIA

Lefudin. (2017).  Belajar dan pembelajaran dilengkapi dengan model pembelajaran, strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran dan metode pembelajaran. Yogyakarta: DeePublish.

Munazilin, A. (2017). Arsitektur komputer. Yogyakarta: Deepublish.

Solso, R. L., Maclin, O. H., dan Maclin, M. K (2007). Psikologi Kognitif. Edisi ke-delapan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Suryadi. (1994). Pengantar arsitektur komputer. Depok: Universitas Gunadarma.


Minggu, 06 Oktober 2019

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI (TUGAS 2)


Nama           : Visca Yunia Septianti
Npm             : 17516566
Kelas            : 4PA07
Mata Kuliah : Sistem Informasi Psikologi

PENGERTIAN SISTEM, INFORMASI, PSIKOLOGI, DAN SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI



Assalamualaikum, hai semuaaa apa kabar.... sudah lama saya tidak menulis di blog ini, maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan menulis blog kembali untuk memenuhi tugas-tugas kuliah saya :)
Kali ini saya akan menjelaskan kepada kalian semua apa itu  Sistem Informasi Psikologi ???  Akan tetapi, sebelum itu mari kita bahas pengertian dari sistem, informasi, dan psikologi terlebih dahulu. Berikut ini beberapa pengertian / pembahasan mengenai sistem, informasi, dan psikologi menurut beberapa tokoh (ahli).   

A. SISTEM
Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berasal dari bahasa Latin (systÄ“ma) dan bahasa Yunani (sustÄ“ma). Ada banyak pendapat tentang pengertian dan definisi sistem yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Berikut ini pengertian atau definisi sistem menurut lima tokoh (ahli) yaitu sebagai berikut:
       Menurut Budihardjo (1995) sistem adalah suatu totalitas yang kompleks, terdiri dari seperangkat bagian-bagian yang saling berinteraksi dalam suatu bentuk saling ketergantungan yang teratur, untuk mencapai tujuan tertentu.
       Menurut Sutanta (2003) sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan.
Menurut Kusrini (2007) sistem adalah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (tugas / fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaan teretentu.
       Menurut Kristanto (2008) sistem merupakan jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama – sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
Menurut Diana dan Setiawati (2011) sistem merupakan serangkaian bagian yang saling tergantung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
B. INFORMASI
Secara umum pengertian informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang telah diproses dan dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang mudah dimengerti dan bermanfaat bagi penerimanya. Selain pengertian informasi secara umum, beberapa tokoh (ahli) juga memberikan pengertian dari informasi, diantaranya  sebagai berikut:
Menurut Amsyah (2005) informasi adalah data yang sudah diolah ke dalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan organisasi atau unit kerja tertentu.
Menurut Jogiyanto (2005) informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini maupun masa yang akan datang.
Menurut Mulyanto (2009) informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Menurut Sarosa (2009) informasi adalah data yang sudah mengalami pemrosesan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh penggunanya dalam membuat keputusan.
Menurut Gordon B. Davis (dalam Hutahaean, 2014) informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
C. PSIKOLOGI
Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Psikologi juga dapat dikatakan sebagai disiplin ilmu. Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian orang merasa bahwa dirinya telah mengerti apa itu psikologi, mereka menganggap psikologi semacam ilmu untuk mengenal sifat dan watak manusia. Ada banyak pengertian psikologi menurut beberapa tokoh (ahli), berikut ini pengertian psikologi menurut lima tokoh:
Menurut Pidarta (2007) psikologi atau ilmu jiwa adalah ilmu yang mempelajari jiwa manusia. Jiwa itu sendiri adalah roh dalam keadaan mengendalikan jasmani, yang dapat dipengaruhi oleh alam sekitar. 
Menurut Woodworth dan Marquis (dalam Basuki,.2008) psikologi adalah ilmu tentang aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Menurut King (2014) psikologi adalah kajian ilmiah mengenai perilaku dan proses-proses mental.
Menurut Munandar (2014) psikologi adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan manusia.
Menurut Parnawi (2019) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku individu dalam interaksi dengan lingkungannya.

LALU APA ITU SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI ????
D. SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
       Berdasarkan pengertian istilah-istilah diatas (Sistem, Informasi, dan Psikologi), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa “sistem informasi psikologi” adalah suatu kumpulan komponen fungsional yang saling berhubungan atau berkaitan satu sama lain untuk mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat bagi penerimanya (manusia) mengenai perilaku manusia atau psikologi di dalamnya untuk mencapai tujuan tertentu.


DAFTAR PUSTAKA:
Amsyah, Z. (2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Basuki, A. H. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.
Budihardjo, E. (1995). Pendekatan sistem dalam tata ruang dan pembangunan daerah untuk meningkatkan ketahanan nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Diana, A. & Setiawati, L. (2011). Sistem informasi akuntansi: Perancangan, proses dan penerapan. Edisi I. Yogyakarta: penerbit Andi.
Hutahaean, J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain sistem informasi. Yogyakarta: Andi
King, L. A. (2014). Psikologi umum sebuah pandangan apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.
Kristanto, A. (2008). Perancangan sistem informasi. Yogyakarta: Gava Media
Kusrini. (2007). Strategi perancangan dan pengelolaan basis data. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Mulyanto, A. (2009). Sistem informasi konsep dan aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Munandar. (2014). Psikologi kepribadian. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Parnawi, A. (2019). Psikologi belajar. Yogyakara: Deepublish.
Pidarta, M. (2007). Landasan kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Sarosa, S. (2009). Sistem informasi akuntansi. Jakarta: Grasindo
Sutanta, E. (2003). Sistem informasi manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sabtu, 20 Mei 2017

BILANGAN BULAT DAN BILANGAN REAL

Nama saya Visca Yunia Septianti saya berkuliah di Universitas Gunadarma Depok, Kelas 1PA08 . Postingan saya kali ini untuk menunaikan tugas softskill yang diberikan oleh Dosen Ilmu Alamiah Dasar. Tugas yang diberikan kali ini adalah Menjelaskan tentang "BILANGAN BULAT DAN BILANGAN REAL" beserta contohnya.

Bilangan Bulat :

a. Pengertian Bilangan Bulat :

Bilangan Bulat adalah bilangan bukan pecahan yang terdiri dari bilangan :

• Bulat positif (1, 2, 3, 4, 5, …) 
• Nol : 0 
• Bulat Negatif ( …,-5,-4,-3,-2,-1) 

Himpunan Bilangan bulat 
A = { …, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, … } 

Contoh :
Bilangan positif 1,2,3,4,5,6,7,… ,
bilangan negatif …,-7,-6,-5,-4,-3,-2,-1 
bilangan nol “0”

Bilangan Real :

b. Pengertian Bilangan Real (Riil) :

Bilangan Real adalah bilangan yang dapat ditulis dalam bentuk Desimal dan dapat ditemukan pada garis bilangan dengan cara penghitungan, pengukuran, atau bentuk geometrik.
Bilangan – bilangan tersebut ada di dunia nyata. Ada berbagai macam bilangan yang termasuk dalam bilangan nyata.

Bilangan Real mencakup Bilangan Rasional dan Irasional. 

Contohnya :

0, 1, 2, ½, 4/7, 55/7, √2, √3, √5, .... dan seterusnya.


a. Bilangan Rasional

Bilangan Rasional adalah bilangan Real yang dapat disusun ulang dalam bentuk pecahan di mana a dan b harus integer. Jadi, Bilangan Irasional adalah bilangan Real yang TIDAK dapat disusun ulang dalam bentuk pecahan .

Bilangan Rasional bilangan dalam bentuk a/b, dengan a dan b anggota bilangan bulat dan b  ≠ 0. 

Contohnya :
1/4 menjadi a = 1 dan b = 4 

b. Bilangan Irasional

Bilangan Irasional adalah suatu bilangan yang terdapat pada suatu garis bilangan yang tidak dapat di alokasikan dengan cara biasa karena bilangan ini tidak dapat digambarkan seperti halnya bilangan Rasional.

Bilangan Irasional : adalah bilangan-bilangan yang tidak dapat dinyatakan sebagai pecahan, atau bilangan yang bukan bilangan rasional.

Contohnya :
 √2, √3, √5

NB :

√9 = 3, maka √9 bukan bilangan irrasional.

DIAGRAM VENN

Nama saya Visca Yunia Septianti saya berkuliah di Universitas Gunadarma Depok, Kelas 1PA08 . Postingan saya kali ini untuk menunaikan tugas softskill yang diberikan oleh Dosen Ilmu Alamiah Dasar. Tugas yang diberikan kali ini adalah Menjelaskan tentang "DIAGRAM VENN" beserta contohnya.

PENGERTIAN DIAGRAM VENN :

  Diagram Venn atau Diagram Set adalah suatu cara menyatakan Himpunan dengan Gambar. "Diagram Venn" menunjukkan semua kemungkinan hubungan logika dan  hipotesis  di antara sekelompok (set/himpunan/grup) benda atau objek . Sebagai bagian ilmu Matematika.

  Diagram Venn ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan hubungan sederhana dalam topik-topik di bidang logika, probabilitas, statistik, linguistik dan ilmu komputer. 

Dalam membuat diagram Venn yang perlu diperhatikan yaitu :

1) Himpunan semesta (S) digambarkan sebagai persegi panjang dan huruf S diletakkan disudut kiti atas persegi panjang.
2) Setiap himpunan yang dibicarakan (selain himpunan kosong) ditunjukkan oleh kurva tersebut.
3) Setiap anggota ditunjukkan dengan noktah (titik)
4) Bila anggota suatu himpunan banyak sekali, maka anggota-anggotanya tidak perlu dituliskan.  


Sebuah Diagram Venn terdiri dari beberapa unsur. bagian persegi panjang yang ada di bagian luar merupakan bagian yang disebut sebagai 
"Himpunan semesta". 
Sementara di dalam persegi panjang tersebut terdapat lingkaran yang menyatakan 
"Himpunan dengan titik-titik yang menjelaskan tiap-tiap anggota dari himpunan tersebut". 

  • Contoh Soal Diagram Venn : 

S = {1, 2, 3, . . . , 10}
A = {2, 3, 5, 7}
B = {2, 4, 6, 8, 10}

Maka gambar diagram vennnya seperti berikut :




PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP BERDASARKAN IKLIM

Nama saya Visca Yunia Septianti saya berkuliah di Universitas Gunadarma Depok, Kelas 1PA08 . Postingan saya kali ini untuk menunaikan tugas softskill yang diberikan oleh Dosen Ilmu Alamiah Dasar. Tugas yang diberikan kali ini adalah Menjelaskan tentang "PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP BERDASARKAN IKLIM"  beserta contohnya.
  
  Iklim merupakan faktor dominan yang mempengaruhi pola persebaran flora dan fauna. Wilayah-wilayah dengan pola iklim ekstrim sangat menyulitkan bagi kehidupan organisme. Seperti kutub yang senantiasa tertutup salju dan lapisan es abadi atau gurun yang gersang. Persebaran tumbuhan dan binatang di kedua wilayah ini sangat minim baik jumlah maupun jenisnya. Sebaliknya di daerah tropis merupakan wilayah yang optimal bagi kehidupan spesies.
  
  Faktor iklim (suhu, kelembapan udara, angin, dll) juga sangat berpengaruh terhadap penyebaran makhluk hidup. Perbedaan iklim di suatu wilayah menyebabkan jenis tumbuhan maupun hewannya berbeda-beda juga.

Berdasarkan tingkat kelembapan udaranya, tumbuhan dapat dibagi menjadi tiga kelompok :
1. Xerophyta : Tumbuhan yang mampu beradaptasi di daerah kering sekalipun (contoh = Kaktus)
2. Mesophyta : Tumbuhan yang dapat hidup di tanah yang lembab (Contoh = Padi)
3. Hygrophyta, yaitu jenis tumbuhan yang cocok hidup di lingkungan yang basah. Contoh: Eceng Gondok, dan Teratai.
4. Tropophyta, yaitu jenis tumbuhan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan musim. Contoh: pohon Jati

  • PERSEBARAN TUMBUHAN DAN HEWAN BERDASARKAN IKLIM:

Daerah Tropis  :

Memiliki ciri beriklim panas, matahari bersinar sepanjang tahun, perubahan suhu antara Januari hingga Desember sangatlah sedikit, curah hujan sangat tinggi. Terdapat ribuan spesies tumbuhan yang dapat membenntuk suatu hutan tropik dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Pohon-pohonnya besar dan tinggi, dapat mencapai 20-40 m
2. Cabang pohon panjang dan banyak, membentuk naungan pohon yang luas
3. Di dalam naungan pohon hidup tumbuhan yang menempel (epifit) yang melakukan adaptasi dengan lingkungan kering karena hidup dari air dan curah hujan yang dikandung cabang atau dahan tempat menempel
4. Tanah dibawah naungan hampir tidak pernah mendapatkan sinar matahari. Hal ini menyebabkan tanaman merambat, menjalar ke atas. Misalnya rotan
5. Di lapisan terbawah, hidup lumut dan rumput sebagai makanan hewan kecil.

   Didalam Hutan Tropis yang lebat, terdapat beraneka ragam Binatang, mulai dari bakteri pembusuk dalam tanah, burung, kera, sampai harimau dan binatang besar lainnya. Sedangkan tumbuhan yang hidup dalam tumbuhan ini, memiliki ciri : berukuran kecil, tumbuh ketika hujan turun, berbunga dan berbiji dalam ukuran kecil dan tahan lama, tumbuh pada musim penghujan tahun berikutnya.

Daerah Sub-Tropis :

Merupakan iklim sedang. Terdapat 4 musim : musim panas, musim gugur, pusim dingin dan musim semi. Curah hujannya sepanjang tahun, sekitar 75-100cm/tahun. Karena curah hujan yang sedikit, menyebabkan tumbuhnya bermacam-macam rumput. Tanahnya banyak mengandung humus, karena daun dan rumput cepat mati dan membusuk ketika musim gugur.

Ciri Biomanya : Hutannya merupakan hutan luruh, Gugurnya daun merupakan persiapan datangnya musim dingin dan bersemi kembali setelah musim dingin selesai. Pada musim dingin terdapat salju, jumlah tumbuhan jauh lebih sedikit, dan jarak antar pohon tidak rapat dan tidak ada perdu di bawahnya.

    Hewan yang ada pada hutan gugur antara lain: tikus, rusa, beruang, tupai, rubah, bajing, rakoon, serigala, kucing hutan, dan berbagai jenis burung seperti: burung elang, burung hantu, kalkun, dan burung pelatuk. Beberapa hewan pada bioma ini dapat melakukan hibernasi, yaitu tidur panjang selama musim dingin yang terlebih dahulu mengonsumsi banyak makanan.
  
      Hewan yang berhibernasi akan menurunkan suhu tubuhnya dan melambatkan detak jantung, serta pernafasannya sehingga metabolisme tubuhnya menjadi melambat. Metabolisme yang lambat ini membuat hewan dapat menyimpan energi untuk melewati musim dingin, dimana makanan tidak banyak tersedia.

Daerah Kutub :

Daerah ini, pada musim panas, matahari bersinar lebih dari 12 jam sehari. Pada musim dingin, matahari kurang dari 12 jam sehari. Bioma yang khas di daerah beriklim dingin adalah hutan taiga yang pohonnya terdisi dari satu spesies (homogen). Pohon khasnya adalah konifer, dan hewan yang hidup disekitar hutan taiga seperti moose, beruang hitam, dan marten.
Di belahan utara, terdapat tundra. Daerah ini mendapat sedikit energi radiasi matahari. perbedaan siang dan malam pada musim panas dan dingin sangatlah besar. Rumput tumbuh menutupi tanah, tumbuhan berbiji tumbuh kerdil.

 Binatang khas daerah ini adalah rendeer, beruang putih, dan  musk axen.

PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL DAN ASEKSUAL

Nama saya Visca Yunia Septianti saya berkuliah di Universitas Gunadarma Depok, Kelas 1PA08 . Postingan saya kali ini untuk menunaikan tugas softskill yang diberikan oleh Dosen Ilmu Alamiah Dasar. Tugas yang diberikan kali ini adalah Menjelaskan Apa yang Dimaksud dengan "PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL DAN ASEKSUAL".


PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL DAN ASEKSUAL 


  Reproduksi adalah proses biologis suatu individu untuk menghasilkan individu baru. Reproduksi merupakan cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan oleh pendahulu setiap individu organisme untuk menghasilkan suatu generasi selanjutnya. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua jenis, yakni Seksual dan Aseksual.   

  Perkembangbiakan Seksual ( Reproduksi Seksual ), adalah proses reproduksi sel atau organisme yang membutuhkan baik jantan dan betina dan dilakukan melalui perkawinan. Kebanyakan mamalia, reptil, burung, serangga, dan ikan mereproduksi melalui reproduksi seksual. Perkembangbiakan seksual dipraktekkan oleh sebagian besar organisme yang memiliki jantan dan betina dan dapat mencari jodoh. Hasil Perkembangbiakan Seksual pada variasi genetik lebih besar dari perkembangbiakan aseksual.

  Dalam Perkembangbiakan Aseksual ( Reproduksi Aseksual ), suatu individu dapat melakukan reproduksi (perkembangbiakan) tanpa keterlibatan individu lain karena tidak melalui perkawinan. Misalnya yang terjadi pada bakteri atau amoeba. Ia membelah selnya sendiri untuk mempertahankan jenisnya. Mereka bereproduksi secara tidak kawin. Pembelahan pada sel bakteri menjadi dua sel anak adalah contoh dari Perkembangbiakan Aseksual. Walaupun demikian, Perkembangbiakan Aseksual tidak dibatasi kepada organisme bersel satu. Kebanyakan tumbuhan ada juga yang memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi (perkembangbiakan) Aseksual. 

  • PERKEMBANGBIAKAN SEKSUAL :
Perkembangbiakan Seksual dapat terjadi pada hewan, tumbuhan dan manusia. Individu baru dimulai dengan bersatunya dua sel dalam suatu proses pembuahan.

Reproduksi pada Manusia terjadi secara Seksual, artinya terbentuknya individu baru diawali dengan bersatunya sel kelamin laki-laki (sperma) dan sel kelamin wanita (sel telur).

a. Perkembangbiakan Seksual pada Hewan :

  Pada reproduksi seksual tidak selalu terjadi pembuahan, namun kadang-kadang dapat terbentuk individu baru tanpa adanya pembuahan, sehingga reproduksi secara kawin pada hewan invertebrata dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

  1. Tanpa pembuahan, yaitu pada peristiwa partenogenesis, sel telur tanpa dibuahi dapat tumbuh menjadi individu baru. Misalnya pada lebah jantan dan semut jantan.

   2.  Dengan Pembuahan, dapat dibedakan atas konjugasi dan anisogami. 

Pembiakan Seksual lainnya dapat kita temukan pada:

Hydra
Selain berkembang biak secara aseksual (bertunas) Hydra juga dapat berkembang biak secara seksual. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan pembentukan testis dan ovarium, yang terdapat pada satu tubuh (hermafrodit). Alat tersebut masing-masing menghasilkan spermatozoid dun ovum. Hasil pembuahannya adalah zigot yang selanjutnya akan berkembang menjadi hewan baru.

Cacing pita
Tubuh cacing pita terdiri atas segmen-segmen yang disebut proglotid. Pada setiap proglotid terdapat ovarium yang menghasilkan ovum dan testis yang menghasilkan sel sperma. Bila sel telur dan sel sperma sudah masak, maka terjadilah pembuahan didalam proglotid yang menghasilkan zigot

Cacing tanah
Dalam tubuh cacing tanah terdapat beberapa segmen yang kulitnya menebal disebut klitelum. Dalam segmen tersebut terdapat testis yang membentuk spermatozoid, dan ovarium yang membentuk ovum. Walaupun ovum dan spermatozoid terdapat dalam satu tubuh, cacing tanah tidak pernah mengadakan pembuahan sendiri, tetapi melakukan perkawinan dengan mempertukarkan spermatozoid (perkawinan silang).

Serangga
Pada beberapa jenis serangga, misalnya lebah madu (Apis indica), terdapat koloni yang terdiri atas ratu yang fertil, pejantan fertil dan mati setelah kawin, dan  pekerja yang mandul (steril). Pada waktu kawin, sperma dari jantan disimpan dalam kantung sperma di induk betina. Sperma ini merupakan cadangan sperma selama ratu hidup. Bila telur yang telah matang dibuahi oleh sperma, telur tersebut akan berkembang menjadi calon ratu, calon pekerja atau prajurit, sedangkan yang tidak dibuahi (partenogenesis) akan berkembang menjadi pejantan. Lebah pekerja dan prajurit menjadi mandul (streril) karena pengaruh lingkungan, yaitu kurang makan.

Reproduksi pada Vertebrata :

Vertebrata hanya dapat berkembang biak secara kawin (seksual), yaitu melalui peleburan antara ovum dan spermatozoid. Pembuahan pada vertebrata dapat terjadi di luar tubuh maupun di dalam tubuh. Bila terjadi di luar tubuh disebut fertilisasi eksterna, misalnya pada ikan dan katak. Bila pembuahannya terjadi di dalam tubuh disebut fertilisasi interna. Misalnya pada reptilia, burung, dan hewan menyusui.

Perkembangbiakan pada vertebrata dapat dibedakan atas:
1. Ovipar (bertelur), ialah hewan yang meletakkan telur di luar tubuhnya. Misalnya ikan, burung, amfibia, dan sebagian reptilia.

2. Ovovivipar (bertelur-beranak), ialah hewan yang menghasilkan telur, dan embrio berkembang dalam telur. Misalnya, ikan Hiu, kadal, dan beberapa jenis ular.
3. Vivipar (beranak), ialah hewan yang melahirkan anaknya.. Misalnya, manusia dan hewan menyusui lainnya.

Ikan
Ikan termasuk hewan yang bersifat ovipar. Ikan tidak mempunyai organ perkawinan. Pembuahan terjadi diluar tubuh, yaitu di dalam air. Sekali bertelur ikan mampu menghasilkan ribuan telur yang tidak dilindungi oleh cangkang. Telur yang telah dibuahi selanjutnya ada yang dibiarkan terapung-apung dalam air, ada yang ditempatkan dalam sarang dan dijaga oleh induknya, ada yang ditempelkan pada tanaman dalam air, serta ada pula yang disimpan di dalam rongga mulut induk betinanya seperti pada mujaer.

Amfibi
Seperti pada ikan, katak juga bertelur dengan fertilisasi eksternal. Telur yang telah dibuahi akan bergerombol dipermukaan air. Setelah enam hari telur akan menetas menghasilkan berudu atau kecebong. Berudu hidup di dalam air dan bernafas dengan insang. Setelah mengalami metamorfosis selama 1- 3 bulan, ia akan berubah bentuk menjadi katak. Pada umur satu tahun katak telah menjadi dewasa.

Reptilia
Ada yang meletakkan telur (ovipar) dan ada pula yang bersifat ovovivipar. Pembuahan terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). Telur dilindungi oleh cangkang. Telur yang dikeluarkan ada yang disembunyikan didalam pasir, di dalam lumpur, ada yang dierami. Pada kadal telurnya menetas di dalam tubuh (ovovivipar).

Aves
Fertilisasi internal dengan kloaka. Semua jenis burung bereproduksi dengan cara bertelur (ovipar). Ada burung yang mengerami telurnya, ada yang menyimpannya dalam lubang-lubang yang ditutupi daun, ada pula yang menyimpan telurnya didalam pasir. Seekor burung sekali musim hanya mampu bertelur beberapa butir saja. Pada burung merpati, sekali musim bertelur mengeluarkan 2 butir telur yang akan menetas menghasilkan burung jantan dan betina. Embrio yang berkembang dalam cangkang mendapat makanan dari cadangan makanan yang tersimpan dalam telur tersebut.

Mamalia
Fertilisasi intemal, karena telah memiliki organ reproduksi sempurna. Kecuali golongan hewan berparuh bebek (Platypus), semua hewan menyusui selalu melahirkan (vivipar). Telur mamalia kecil dan mengandung sedikit cadangan makanan. Embrio mendapat makan dari rahim induknya melalui plasenta.

b. Perkembangbiakan Seksual pada Tumbuhan :

  Alat kelamin Jantan disebut serbuk Seksual sara yang mengandung spermatozoon berada benang seri dan alat kelamin betina disebut putik mengandung ovum atau sel telur. Alat kelamin jantan maupun alat kelamin betina sebenarnya kebanyakan tumbung berada dalam satu tempat yaitu bunga. Namun karena waktu masaknya tidak bersamaan maka sulit terjadi penyerbukan atau pembuahan sendiri. Penyerbukan pada tumbuhan dapat berlangsung dengan bantuan angin ( contoh pada tanaman padi ), serangga ( contoh pada bunga yang bermadu ), dan bantuan manusia ( contohnya pada panili ).

  • PERKEMBANGBIAKAN ASEKSUAL :
Perkembangbiakan Aseksual adalah terjadinya pembentukan individu baru dari satu induk tanpa melalui proses penggabungan (perpaduan) antara dua sel kelamin. 

Kebanyakan organisme yang berkembang biak secara Aseksual dapat pula melakukan Perkembangbiakan secara Seksual.

a.    Pembelahan kembar: 
Sel yang membelah membentuk dua sel anak dengan jumlah sitoplasma yang sama. 
Contoh: Bakteri, ganggang dan amoeba.

b.    Kuncupan: 
Inti sel membelah menjadi dua yang sama tetapi sitoplasmanya tidak sama besar. Bagian kecil disebut kuncup.

c.       Pembetukan spora:
Dibentuk di dalam tubuh induknya dengan cara pembelahan sel. Bila kondisi lingkungan baik, maka spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru, spora dihasilkan oleh jamur, lumut, paku, sporozoa (salah satu kelas protozoa) dan kadang-kadang juga dihasilkan oleh bakteri.
Jika Sporangium pecah, maka spora-spora yang sangat kecil terbawa oleh angin / ke tempat lain tanpa mengalami kerusakan.
Jika Spora jatuh di tempat yang sesuai, maka akan tumbuh organisme baru.

d.      Perkembangbiakan vegetatif: 
Perkembangbiakan melalui salah satu organ tumbuh makhluk hidup kemudian diberi fungsi untuk reproduksi. Organ tersebut dapat berupa akar, batang, daun atau umbi.



Sumber:
http://elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36

Jumat, 19 Mei 2017

EFEK RUMAH KACA

Nama saya Visca Yunia Septianti saya berkuliah di Universitas Gunadarma Depok, Kelas 1PA08 . Postingan saya kali ini untuk menunaikan tugas softskill yang diberikan oleh Dosen Ilmu Alamiah Dasar. Tugas yang diberikan kali ini adalah Menjelaskan Apa yang Dimaksud dengan "EFEK RUMAH KACA".      
                 
  • PENGERTIAN EFEK RUMAH KACA :


     EFEK RUMAH KACA atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan istilah Green House Effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus Atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke Atmosfer. 

     Namun, tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dilepaskan ke angkasa luar. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan Gas Rumah Kaca di Atmosfer ke permukaan bumi. Gas Rumah Kaca adalah gas-gas di Atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas.

  • PROSES TERJADINYA EFEK RUMAH KACA :

Panas Matahari merambat dan masuk ke permukaan bumi. Kemudian panas matahari akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa melalui Atmosfer. Sebagian panas matahari yang dipantulkan tersebut akan diserap oleh gas rumah kaca yang berada di Atmosfer. Panas matahari tersebut kemudian terperangkap di permukaan bumi, tidak bisa melalui Atmosfer, sehingga suhu bumi menjadi lebih panas. 
     
     Fenomena Efek Rumah Kaca pertama kali ditemukan oleh fisikawan Perancis Joseph Fourier pada 1824 dan dibuktikan secara Kuantitatif oleh Svante Arrhenius pada 1896.

Semua proses itulah yang disebut "EFEK RUMAH KACA". Pemanasan Global dan Perubahan Iklim diduga merupakan dampak dari Efek Rumah Kaca     




sumber :
Al-Adnani, Abu Fatiah. (2008). Global Warming (Sebuah isyarat dekatnya akhir. Zaman dan kehancuran dunia), Jakarta: Granada Mediatama.